Translate

Senin, 03 Maret 2014

Without You - Bang Yong Guk

Karena jika aku bersamamu,
Aku merasa nyaman dan tenang.
Tanpamu, aku kehilangan arah.
Apa yang harus kulakukan?


Lantunan suara piano muncul dari balik ruangan Yongguk. Dia memainkan Fur elise milik Beethoven dengan sangat lancar.

Jreng

Ia menatap piano yang tadi ia mainkan dengan tatapan kosong setelah mengingat nada itu. Nada yang mengingatkannya pada orang yang sangat ia sayangi.

"Kau sibuk?"
"Tidak. Hanya saja aku tak bisa mengahafal Fur Elise sepertimu."

Yongguk tersenyum. Ia mengacak rambut Cha Eun dengan lembut

"Kau pasti bisa Cha Eun-ah."


Klek

Yongguk menutup pintu flat-nya yang sederhana. Lalu berjalan kearah dapur dan sibuk membuat ramen. Ia tersenyum menatap ramen yang masih mengeluarkan asap.

Yongguk kembali menaruh sumpit yang baru ia angkat. Ia berniat akan memakan ramennya. Namun ia mengingat kalimat'nya',  

"Oppa, ramenmu tak enak. Harusnya kau memintaku memasaknya,"

Yongguk berjalan menuju meja kerjanya yang berantakan. Ia segera merapikannya. Namun entah darimana datangnya, selembar kertas tiba-tiba terselip diantara lembaran nada lagu milik Yongguk. Ia tersenyum kecil, kertas ulangan matematika Cha Eun. 

'Untuk Yongguk-oppa'

Di pojok sebelah kanan atas kertas ulangan tersebut tertulis namanya. Ia merasa bangga dengan Cha Eun yang meraih nilai sempurna di mata pelajaran yang Cha Eun tak sukai.

"Cos dari 3, sin 4 itu-", "5" , "Oppa! Jangan menjawabnya! Aku ingin pintar sepertimu tahu!"

Tersenyum. Ketika ia harus mengingat kembali cara belajar Cha Eun dan apa yang ia dan Cha Eun bicarakan dulu. Kalimat gadis itu selalu benar, dan terkadang terlalu benar sampai menyakiti hati.

"Oppa, kau tidak seperti yang orang-orang katakan. Mereka menganggapmu dingin dan galak, tapi sebenarnya kau sangat hangat dan baik hati. Aku heran kenapa mereka hanya melihatmu dari luar saja."

"Apa yang harus kulakukan untuk membuatmu kembali Cha Eun-ah?" Perlahan, airmata Yongguk keluar.

'SEOUL NEWS
14 Maret 20xx 
Headline 
Penerima Beasiswa Spesial dari 3 Universitas Ternama di Seoul Meninggal Dalam Kecelakaan Beruntun'


"Aku bodoh. Aku tak bisa melindungimu," 

Air mata mengalir.


"Ramen tak enak yang aku buat, siapa yang akan memakannya bersamaku sekarang? Kau adalah gadis yang memelukku dan berkata aku bukan orang yang dingin dan pendiam. Aku merindukanmu." -Yongguk (Easy)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar