Suaramu masih terngiang di
telingaku.
Kenapa kenangan itu masih
ada?
Suaramu, kenangan itu, dan
semuanya tentangmu.
Aku merindukanmu.
"Kau harus lepaskan
suaramu. Jangan menahannya!"
Yong Ri tersenyum ketika mengingat kalimat yg selalu ia dapatkan ketika
belajar menyanyi dengan kekasihnya.
"Pegang mic-nya dengan benar. suaramu juga ditentukan oleh
tata cara pemegangan mic!"
Yong Ri meraih mic yang ada di dekatnya. Menyanyikan lagu yang ia
dan Daehyun biasa nyanyikan. Yang berbeda, dia sekarang sendirian. Lagu yang
harusnya dinyanyikan berdua, terasa berbeda.
"Neol saranghae~"
Lirik yang biasa dinyanyikan Daehyun khusus untuk Yong Ri ketika
gadis itu merasa tak bersemangat. Bulir air mata keluar dari sudut matanya.
Memeluk lututnya sendirian di dalam studio itu. Di dalam studio yang seharusnya
milik Daehyun sekarang. Di dalam studio yang penuh kenangan.
"Yong Ri-ya, 수고해(sugohae-kerja bagus)~ ayo
makan malam bersama. Tenang saja, aku angyg traktir,"
Berjalan di depan restoran yang menjadi langganannya dan Daehyun sekarang
terasa aneh tanpa kehadiran Daehyun yang selalu ada untuknya. Sekarang tak ada
Daehyun yang biasanya menggenggam tangannya kemanapun mereka pergi.
"Aah! Yong Ri-ya! Ayo, masuklah. Sudah lama aku tak
melihatmu. Masuklah, masuklah," bibi pemilik restoran mengajak Yong Ri
masuk kedalam restoran.
"Darimana saja kau? Aku tak pernah melihatmu," bibi itu
sekarang duduk didepannya setelah menyajikan ramyun spesial yg
selalu ia dan Daehyun pesan.
Yong Ri hanya bisa tersenyum. Lidahnya kelu untuk menjawab
pertanyaan bibi pemilik resto.
"Sepertinya Daehyun trlalu keras mengajarimu sampai-sampai
kau kehilangan suara seperti ini. Ngomong-ngomong dimana bocah itu?" Yong
Ri tersedak begitu mendengar pertanyaan bibi pemilik resto.
Bibi pemilik resto segera membantu Yong Ri dengan menepuk punggungnya.
"Aish. Kalau suaramu hilang jgn mencoba menjawabku. Aku
memaklumi-","dia meninggal."
"뭐라고?(mworago?-apa yang kau katakan?) siapa yg meninggal?"
Yong Ri tak menjawab.
"Jangan bercanda. Tak mungkin bocah itu meninggal secepat ini
kan?" Senyum Bibi pemilik resto memudar ketika Yong Ri mengeluarkn kristal
bening dri sudut matanya.
'SEOUL NEWS
20 Januari 20xx
HEADLINE
Solois ternama, Daehyun tewas karena badai salju'
"Kau tidak sendirian. Pegang
tnganku. Dan aku akan bersamamu." -Daehyun (With You)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar